Jumat, 02 Agustus 2013

MELATIH ANAK BERPIKIR SEPERTI JENIUS



TUGAS MERESUME
Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah
                                             TEORI PEMBELAJARAN          
                                           Dosen pengampu: Wahidin M.Ag.


 








Disusun oleh:
NAMA                       :  FREDITA ANJARSARI
NIM                            :  11111037
JUDUL BUKU         :  MELATIH ANAK BERPIKIR SEPERTI JENIUS
            (Menemukan dan mengembangkan bakat yang ada pada setiap anak)
Pengarang                  :  Bernadette Tynan
Penerbit                      :  PT Gramedia Pustaka Utama
Kota/tahun terbit      :  Jakarta, 2005

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) SALATIGA
2013















A.    Jenius Membakar Mitos
Bukankah Jenius itu diturunkan? Mitos bahwa fakta genetis adalah kunci yang menentukan masa depan kita sepenuhnya besandar pada teori bahwa kecerdasan dan kemampuan otak kita telah ditentukan sejak lahir. Tapi kenyataanya bukan seperti itu. Berikut ini penjelasannya:
“ Yang “ terlambat dan “ yang cepat ”
Pada awal abad 20, psikologi merupakan bidang ilmu baru, tapi dengan cepat mengusung perdebatan yang lebih luas tentang kemampuan manusia. Dalam Psikologi mengenalkan metode pengujian guna mendefinisikan dan mengukur kecerdasan manusia. Bila seorang manusia menjalani tes, hasil yang di dapat( berupa nilai)akan menjadi ukuran kecerdasannya dan terpatok pada angka tersebut seumur hidupnya. Gagasan ini dengan cepat menguap. Pada kenyataan, ketika seseorang menjalani beberapa  kali tes dalam rentang waktu yang cukup jauh, nilai yang didapat pun akan berbeda.nilai-nilai tersebut tidak hanya berbeda, tapi secara nyata menunjukkan peningkatan, ada orang-orang yang mengalami peningkatan yang lebih cepat pada tahun- tahun pertama sekolah, tapi da pula yang mengalami keterlambatan. Coba anda ingat, pasti da teman-teman sekolah anda dulu yang selalu tertinggal dalam urusan nilai,tapi justru dia meraih keberhasilan setelah mereka lulus. Kita sering mendengar kisah para pakar yang dikeluarkan dari sekolah dan menjadi meliuner saat teman sekolahnya masih sibuk belajar diperguruan tinggi. Tidak ada satu pun dari kita berkembang pada saat bersamaan, dan sulit menentukan batas kemampuan seseoarng dalam hidupnya.
Dasar-dasar yang mendukung para jenius
1)      Orang tua yang yakin atas kemampuan anak-anaknya dan mendukung mereka;
2)      Kemampuan individu, dalam berbagai bidang;
3)      Kesmpatan mengembangkan bakat dan talenta;
4)      Tidak adanya batas untuk mengembangkan kemampuan;
5)      Kemampuan adalah yang utama, bukan usia;
6)      Penenmuan,pengakuan,dan penghargaanorang lain terhadap kemampuan mereka.
Jadi,kecerdasan itu tidak terpatoksejak lahir,gen yang kita warisi memang terbatas, tetapi kemampuan otak untuk berkembang tidak terbatas.lingkungan sangat berpengaruh untuk merangasang pertumbuhan otak. Lingkungan yang baik sangat penting untuk anak-anak kita, seperti juga untuk Einstein,da Vinci, dan Mozart.parajenius memulai hidup dengan cara yang sama,mereka memilki orang tua yang mendukung perkembangan bakat dan talenta diri mereka.sejarah menunjukkan bahwa seorang dianggap jenius bila orang lain mengatakannya.Artinya harus ada dua orang yang untuk mencetak seorang yang jenius, seseorang dengan gagasan-gagasan cemerlang dan orang lain yang menemukan, mengakui, dan meyakini kemampuannya. Teknologi komunikasi global sekarang memperbesar kesempatan anak-anak kita mengungkapkan gagasan dan bakat mereka kepada dunia luas.sekaranglah saatnya menemukan dan mengembangkan bakat mereka.
B.     Menemukan Bakat Anak Anda
Saat ini bila kita mendengar kata “ujian “ maka para orangtua dan anak-anak langsung bermandikan keringat dingin karena begitu tegangnya.kita sering melihat anak-anak menjalani pendidikan formal dan bahkan telah dimulai sejak tahun pertama mereka bersekolah.Sejak kapan pun ujian-ujian berkala serta strukturisasi pendidikan menurut usia dalam system pendidikan missal, penerapannya membawa kita kepada dua hal:
1.      Menjadikan pendidikan sebagai pusat pendidikan dan pembelajara;
2.      Menciptakan batas usia buatan terhadap kemampuan diri anak-anak.
Teori bahwa kemampuan belajar seorang anak tergantung kepada usia adalah hal baru dalam sejarah. Bila kita berbalik ke zaman pertengahan maka kita kan melihat orang-orang yag memiliki pemikiran berbeda terhadap hubungan usia dan kemampuan.seperti halnya Elizabeth 1 adalah seorang ratu yang paling terkenal dan paling berjaya dalam sejarah Eropa. Ia seorang filusuf, sejarawan, politikus, dan mampu berbicara dalam banyak bahasasebelum ia beranjak dewasa.sejarah membiktikan bahwa anak-anak dahulu pun memiliki kemampuan yang sama dengan anak-anak sekarang.
IQ  itu tidak sama dengan kemampuan.tes IQ hanyalah salah satu cara kuantitatif dalm mengukur kemampuan anak.orang-orang yang ber-IQ tinggi mungkin memiliki atau tidak memiliki sejarah pendidikan formal dan mereka dapat berada dalam berbagai kehidupan, bahkan diluar pendidikan formal.di abad 20, profesor Haward Gardner dari Harvard Graduate School of Education mempertanyakan teori bahwa ada satu macam kecerdasan yang dapat diukur lewat tes IQ. Teori kecerdasan Ganda (multiple Intelligence )dari gardner  menyatakan bahwa setidaknya ada tujuh macam kecerdan manusia, mulai dari matematis/logis hingga kinestis( kemampuan dalam mengatur dan mengkoordinasi daya motorik tubuh ).disamping IQ  yang tinggi,kepribadian, kesehatan, kreativitas diri, dan faktor lingkungan juga perperan dalam menentukan keberhasilan seseorang. Ber-IQ tinggi bukan berarti selalu berhasildalm bidangnya dan IQ tinggi juga tidak menghalangi seseorang untuk berhasil dalam berbagai bidang.
Tidak ada ujian yang dapat mengukur seluruh tingkat kemampuan anak-anak baik ujian resmi ataupun bukan resmi.ujian kecerdasan  dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, beberapa uji kecerdasan lebih bebas-budaya daripada yang lainnya. Bebas-budaya berarti soal ujian tidak mengarah kepada pengetahuan budaya tertentudan lebih memusatkan pada kemandirian berpikir untuk memecahkan masalah-masalah abstrak.penting mengarahkan semua ujian agar tetap bertujuan menemukan bakat anak.
v  Bakat Anak Anda
Bakat diri anak-anak berwarna-warni bagai pelangi: tidak ada yang dapat melihat dimana ujungnya,tapi selalu muncul dan bersinar. Setiap anak memiliki kepribadian dan caranya sendiri dalam menunjukkan bakat mereka. Artinya ada bakat anak yang tidak tampak jelas karena si anak sengaja memendamnya. Ada anak yang dengan gembira menunjukkan kemampuan mereka. Oleh sebab itu, bab ini akan menunjukkan cara-cara menemukan bakat anak anda.
Pada pertengahan abad 20, sekolah diseluruh dunia mengembangkan perhatian kepada bakat dan talenta. Tapi makna dari “ berbakat “ dan “ bertalenta “berbeda-beda sesuai dengan daerah kebudayaan dimana Anda tinggal. Di beberapa Negara contohnya,berbakat berarti anak yang memiliki prestasi akademis yang bagus, berhubungan dengan kemampuan seni rupa, music, atau olahraga.selain bakat dan talenta seorang anak bisa mengembangkannya dengan kreativitas mereka masing-masing.
Istilah kreativitas dapat digunakan dalam dua cara.pertama adalah kreativitas sebagai kemampuan mental untuk berpikir kreatif. Kedua adalah kreativitas sebagai energi yang bekerja dalam pikiran kita. Ketika seorang mengembangkan gagasan usaha baru, mencipta lagu, melukis, atau merancang sesuatu yang baru dan inovatif, kita dapat melihat energy tersebut. Kreativitas berda dalam imajinasi dan kemampuan diri seseorang. Siapa pun yang mahuengaku mengetahui banyak tentang kreativitas kemungkinan tidak mengerti apa yang mereka bicarakan atau memang sengaja membutuhkan Anda dengan teori-teori.kita tidak akan pernah bisa menjelaskan bagaimana kreativitas dalam diri kita ada.
v  Menemukan Kreativitas yang Terpendam
Pada tahun 2002, di Centre for the Mind di Sydney, Australia, profesor Elaine Mulcahy dan Allan Snyder memimpin sebuah eksperiment untuk melihat apa yang terjadi dengan kreativitas manusia ketika otak mereka dirangsang dengan magnet. Orang dewasa yang menjadi subjek dalam penelitian ini semua memiliki fisik dan mental yang baik tanpa melihat kemampuan khusus masing-masing. Hasilnya sungguh mengagumkan. Setelah dipengaruhi medan magnet selama beberapa saat tidak lebih dari 15 menit otak menunjukkan kemampuan artistik yang luar biasa, membuat gambar dengan talenta yang besar. Penemuan ini menyimpulkan bahwa pengaruh magnet yang sedemikisn rupa telah membuka kreativitas tersembunyi dalam otak. Meski belum diketahui secara pasti bagaimana dan mengapa hal tersebut dapat terjadi, tapi eksperimen mereka menunjukkan bahwa setiap otak manusia memilki daya kreatif luar biasa tanpa disadari oleh individu yang bersangkutan.
Kreatif, seperti imajinasi dan kemampuan individual, adalah suatu bentuk lain yang menantang pengukuran tetapi yang kita tahu sangat menonjol dalam karya-karya Mozart, da Vinci dan Einstein. Taka ada pencapaian mereka yang sama, dan mereka masing-masing mengeksplorasi minat-minat yang berbeda. Tetapi yang menyatukan mereka adalah bahwa mereka masing-masing menemukan cara sendiri untuk mengolah kretivitas mereka masing-masing dan membuat mereka berhasil.
Anak-anak kita merupakan perpaduan kepribadian, emosi, talenta, gagasan, dan kreativitas yang menyebabkan bakat mereka tidak terlihat dengan mudah. Belum lagi jika ditambah pengaruh hormon ketika anak-anak akil balik, maka bakat mereka akan semakin terkubur oleh rasa minder akibat perubahan fisik-wajah berjerawat, bentuk rembut yang berantakan perubahan suara dan sebagainya.
Kejeniusan dan Anak-anak yang Memerlukan  Pendidikan Khusus
1.      Disleksia
Hubungan anatara dileksia (kesulitan mengartikan huruf, kata, atau symbol lainnya ) dan kejeniusan masih terus diteliti, tapi jelas disleksia tidak menghalangi anak menjadi seorang jenius.Leonardo da Vinci, misalnya, kita tidak mengetahui secara pasti apakah ia menderita disleksia, tapi dari bentuk huruf-huruf yang terbalik dalm karya-karyanya terlihat tanda-tanda bahwa ia menderita disleksia. Meski demikian, disleksia tidak menghalanginya mengeluarkan gagasan-gagasan cemerlang. Bahkan beberapa peneliti menyatakan bahwa disleksia adalah faktor yang mendorong da Vinci menuangkan idenya dalam bentuk rupa yang sangat rinci.
2.      Autisme
Autism adalah kelainan mental yang menyebabkan kesulitan berkomunikasi menggunakan bahasa dan konsep-konsep abstrak dengan orang lain. Autisme memilki beragam kondisi dan salah satunya adalah yang kita kenal dengan sebutan kelainan kemampuan (islets of ability). Usaha  menggunakan kreativitas tingkat tinggi di tengah kesulitan untuk bergaul dengan orang sekitarnya membuat keadaan autism tetap membingungkan. Peneliti terakhir menemukan bahwa jenius dan autisme bukan dua keadaan yang saling menentukan. Petunjuk tentang anak-anak yung memerlukan pendidikan khusus disini memang sangat terbatas. Bagaimanapun, inti bahasan ini adalah: sementara penelitian masih terus berjalan, jelas ada kemungkinan terjadinya tumpang tindih antara kejeniusan dan anak-anak yang memerlukan pendidikan khusus.
Banyak gejala yang dapat menunjukkan kreativitas dan cara berpikir anak-anak tidak sesuai dengan tantangannya yang mereka dapatkan. Pendidikan khusus dan kejeniusan tidak saling menentukan. Definisi bakat serta talenta itu jelas tapi kemampuan anak-anak tidak. Setiap anak lahir dengan tiga kemampuan alami yang membuat mereka mampu berpikir, belajar, dan mengembangkan cara berpikir dan belajar sendiri.
C.     Bagaimana Berpikir Seperti Seorang Jenius
Istilah yang digunakan untuk menunjukkan proses mental dalam “berpikir tentang berpikir “adalah metakognisi (metaconition). Kata tersebut berasal dari kata latin dan yunani yang berarti: meta: perubahan + cognition: mengetahui.Para pemikir besar menggunakan kekuatan Metakognisi ketika menyusun gagasan-gagasan besar mereka. Oleh sebab itu mereka menjadi pemikir-pemikir yang efektif. Secara sederhana, metakognisi adalah kemampuan alami untuk menyesuaikan dan memutar pikiran sedangkan pemecahan masalah adalah mempelajari cara menerapkan kegiatan mental tersebut secara sadar dalam situasi khusus.
Pada zaman yunani kuno, berpikir telah disadari sebagai bagian penting dari proses belajar. Pangeran dan putrid bangsawan di abad pertengahan memiliki pembimbing yang mengajari mereka filsafat dan cara berpikir kritis. Bertahun-tahun kemudian,belajar berpikir terdesak oleh penerapan system pendidikan missal yang menekankan pengumpulan dan ujian.secara bertahap pemerintah menggunakan system pendidikan missal dan mereka tidak mempunyai pilihan.tapi sekarang ekonomi pengetahuan global tidak hanya mementingkan pengetahuan melainkan juga proses berpikir anak-anak secara alami, sama seperti ketika mengajarkan mereka menggosok gigi.
Mengapa “ pertanyaan mengapa “ itu bagus!
Bertanya adalah tindakan yang menjadikan anak sangat cerdas dan mereka melakukannya di waktu dan tempat yang tak terduga. Saya menyebut anak-anak kecil karena ketika mereka memasuki usia menjelang remaja maka ”pertanyaan mengapa” lebih mengarah ke tindakan meminta. Pertanyaan mengapa melibatkan anak-anak dalam aktivitas pemikiran seperti :
1)      Keinginan untuk mengetahui hal-ahal baru
2)      Mengembangkan kemampuan metakognitif alami
3)      Memperkuat logika dan hubungan sebab akibat
4)      Memberi kesempatan anak belajar mengeluarkan pemikiran dan gagasan mereka sendiri
D.    Pemecahan Masalah Berpikir Lebih Cerdas
Pemechan masalah adalah kemampuan alamiah manusia dan kita semua pasti melakukannya.para pemikiran besar memaksimalkan kemampuan tersebut.istilah ”Pemecahan Masalah” mungkin terlalu membingungkan anak-anak diganti dengan “Penemuan Solusi”.disini contohnya misalnya yaitu seorang anak yang Belajar bersepeda dan mengerjakan ujian adalah hal yang sama yakni mencoba mencari Solusinya.anak-anak berhasil mengendarai sepeda karena mereka mengetahui tujuannya,sedangkan anak-anak dapat menjawab soal-soal pemecahan masalah dalam ujian dan tes IQ jika mereka mengetahui tujuannya yakni mencari hubungan antar petunjuk.trik jenius diberikan agar anak anda menemukan dan memahami hubungan-hubungan yang terjalin antar petunjuk. Anak-anak dapat menggunakan apa yang telah mereka pelajari dalam buku ini seumur hidupnya,masalah dapat dipecahkan dan penemuan solusi itu menyenangkan,jka anada mengetahui caranya.
Melatih otot-otot pikiran anak-anak melalui kegiatan pemecahan masalah akan menajamkan kemampuan berpikir alamiah mereka.tapi semua masalah yang anda baca dan yang anak-anak kerjakan pada pembahasan ini terbatas pada soal-soal ”tertutup”. Artinya, jawaban-jawaban masalah tersebut telah diatur dan hanya memiliki satu solusi. Ketika seorang menciptakan sebuah terobosan guna mempermudah masalah dalam kehidupan sehari-hari, kita menyebutnya jenius. Mereka dapt menemukan solusi yang sangat cemerlang yaitu dengan menggunakan kemampuan alamiah lain yang juga dimiliki oleh anak-anak.
E.     Lepas Landas Membuka Kreativitas
Pola pikir seperti apa yang terbentuk saat kita berpikir kreatif? Semua masalah yang dipecahkan anak anda telah diatur sehingga memiliki kemungkinan solusi terbatas. Mereka juga menggunakan beberapa aspek dari berpikir kreatif,tapi setelah mempelajari tri-trik untuk memecahkan masalah, mereka tidak perlu berpikir kreatif. Berpikir kreatif memancing anak-anak dalam :
1)      Berpikir kritis
2)      Menggunakan pengetahuan yang telah dimiliki
3)      Menjelajahi cara berpikir yang baru
Berpikir kreatif adalah hal yang kita lakukan secara alami,tetapi meyakini gagasan kita bukan hal yang alami.trik jenius itu merupakan meyakini gagasan-gagasan kita. Kita dapat mengajarkan anak-anak cara menggunakan kemampuan berpikir kritis dan kreatif serta meyakini gagasan-gagasan mereka. Karena pola pikir yang kreatif muncul ketika sebuah penemuan atau ciptaan baru yang telah dibuat.seseorang memikirkan gagasan,mencoba gagasan tersebt, berpikir kritis dan memperbaiki gagasan tersebut hingga ia mendapatkan hasil yang terbaik yang diinginkan. Ini bukan pola pikir baru, ini adalah roda kreatifvitas yang dulu digunakan untuk menciptakan teknologi roda.
Dalam bab ini yang perlu diingat yaitu setiap perbincangan sebelum tidur dapat membawa anak-anak ke tingkat pemikiran yang lebih tinggi ketika anak memutuskan suatu masalah untuk menggunakan pola pikir yang baru. Dengan begitu Anda nanti akan merasakan keuntungannya.
F.      Otak Kita yang Ajaib
Begitu seorang anak mulai berjalan berkeliling rumah, mereka akan melihat dan terpakau oleh “keajaiban” teknologi yang mereka temui seperti televisi, komputer, mesin cuci, telepon seluler, dan lainnya.karena bakat anak yang terbaik adalah Otak mereka. Otak kiri itu berkaitan dengan Gerak.tahap demi tahap melakukan gerak logis atau mekanis. Sedangkan Otak kanan itu berkaitan dengan Gambar dan Imajinasi. Melukiskan dunia kita dengan menggunakan gambar-gambar daripada kata-kata.
Anak-anak tidak peduli dengan kesibukan mereka jika telah mengetahui cara kerja otak. Untuk mempertajam dan mengembangkan kemampuan,mereka mengetahui cara kerja otak. Setelah seorang anak mengetahui cra kerja otak mereka,mereka dapat menggunakan pengetahuan tersebut untuk membantu proses belajar mereka. Meski otak terbagi menjadi hemisfer kiri dan kanan tapi bagian kedua tersebut tetap terhubung oleh jalan raya super yang mengalirkan informasi dua arah.dalam sebuah studi terkini untuk meneliti apa penyebab beberapa anak memilki kemampuan yang sangat baik dalam pemecahan masalah, ditemukan bahwa mereka mengunakan kedua hemisfer otak. hubungan yang baik anatara otak kanan dan otak kiri membat mereka mampu belajar dengan sangat baik. Bilamana manusia hanya menggunakan salah satu hemisfer otaknya dalam berkarya itu salah besar. Karena kerja otak tidak seimbang dan tidak dapat bekerja secara maksimal. System limbic dalam otak menggabungkan emosi dengan pemikiran rasional.
G.    Makanan Bagi Otak
Duduklah pada kursi bersandaran nyaman bagi punggung Anda. Jejakkan kaki pada lantai. Rapatkan kedua lutut dan kaki Anda. Tegakkan punggung anda sejajar dengan kursi.  Tempatkan lengan serapat mungkin disisi tubuh dan peganglah pinggiran kursi(tidak perlu kencang, cukup pegang dengan kencang). Duduklah senyamamn mungkin, rapatkan kaki dan lutut serta pegang erat sisi kursi. Hitung hingga 10 detik hingga rileks, tarik napas dalam-dalam kemudian keluarkan perlahan-lahan. Sekarang minumlah air dalam gelas di depan Anda. Jangan terlalu banyak,cukup seteguk saja. Raihlah pensil dan kertas, gunakan yang tidak bisa anda gunakan untuk menulis. Coba tulis nama anda setelah berhasil anda boleh menhabiskan minuman anda.
DHA adalah Asam lemak Omega-3 yang diyakini oleh para ilmuan dapat membantu system komunikasi bekerja dengan baik. Otak terdiri dari 60% lemak sehingga asam lemak memilki peran penting dalam menjadi fungsi otak. Olahraga tidak hanya bagus untuk membentuk tubuh tapi juga membantu merangsang otak kita. Tahun 1990-an para peneliti di Amerika Serikat melakukan percobaan untuk melihat apakah music gubahan Mozart dapat membantu orang meningkatkan nilai tes kemampuan mereka. Percobaan itu berhasil dan terbukti benar. Kita dapat membangunkan otak yang mengantuk dengan olahraga “cuci otak” . cuci otak adalah olahraga mental dan fisik secara diam-diam yang dapat selagi Anda duduk. Cara tersebut melibatkan otot-otot utama dan belahan otak kiri atau kanan untuk memberikan tenaga tambahan ke otak. Apapun Artinya, belajar adalah pekerjaan alami otak kita. Belajar adalah proses yang sangat mandiri dan melibatkan seluruh indra. Dalam dunia komunikasi visual tingkat tinggi yang kita temui sekarang, wajar jika anak-anak menganggap tubuh yang indah adalag jalan tercepat menuju kepopuleran dan kekayaan.
H.    Thumb Print Learning (Prosoes Belajar Seunik Sidik Jari)
Belajar seperti seorang yang jenius,dan berkreativitas, semuanya digunakn oleh Mozart, Einstein,dan da Vinci. Mereka menemukan sebuah cara belajar yang dapat meningkatkan kemampuan alami mereka untuk mempertanyakan sesuatu dan berpikir kreatif. Disamping itu juga gunakan teori belajar otak. Setelah mereka mengerjakan semua kegiatan, anak-anak akan menemukan bahwa otak mereka sangat cemerlang dan otak belajar  menggunakan kemampuan-kemampuan alami berikut:
1)      Emotion (emosi) : belajar dengan kesenangan adalah cara yang efektif ;
2)      Multi-senses (multi-indra) :otak kita menggunakan lima Indra untuk belajar ;
3)      Curiosity (keingintahuan) :mempertanyakan sesuatu ;
4)      Creativity (kreatif) :gagasan dan imajinasi.
Pada awalnya, anak-anak akan menemukan kemampua-kemampuan belajar alami tersebut secara terpisah. Sekarang mereka akan memiliki kesempatanuntuk melihat cara kerja proses belajar cerdas. Mereka kan melihat bagaimana merekamenggunakan semua kemampuan alami secra bersamaan, proses belajar dapat sanaga efektif dan menyenangka.
Teori-teori belajar anak yang ada saat ini memusatkan perhatian pada pengumpulan pengetatahuan, bukan pada penciptaan pengetahuan. Secara alami semua anak mempunyai kemampuan berpikir dan belajar, dan pada saat yang sama mereka juga akan memiliki bakat diri.



 
Analisis                         
Kelebihan buku ini dilihat dari segi isinya yaitu buku ini sangat cocok sekali digunakan untuk melatih dan mengembangkan bakat yang ada pada anak. Disamping itu melatih kreativitas alami mereka.karena bakat setiap anak itu berbeda namun masing-masing memiliki keunikan sendiri-sendiri. Orangtua harus melatih anak mereka berfikir cerdas dan kreatif serta dapat mengungkap gagasan mereka.
Kekurang buku ini dilihat dari segi isinya yaitu didalamnya banyak sekali pertanyaan-pertanyaan dan materinya hanya sedikit saja.disamping itu pembahasanya kurang detail.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar